Syarat Budidaya Ikan Nila Di Kolam Terpal,Tanah,Beton

Syarat Budidaya Ikan Nila Di Kolam Terpal,Tanah,Beton – Ikan nila merupakan salah satu jenis ikan tawar yang banyak dibudidayakan karena memiliki nilai jual ekonomis yang tinggi. Permintaan konsumen akan ikan nila semakin lama semakin meningkat. Bahkan pasokan ikan nila dibeberapa daerah tidak tercukupi karena banyaknya orang yang membutuhkan ikan nila.

Tidak hanya di Indonesia tetapi di luar negeri pun seperti di Amerika Serikat dan di Jepang pun juga membutuhkan pasokan ikan nila. Hal ini dapat membuktikan bahwa banyaknya orang yang menyukai ikan nila.

Kurangnya pasokan ikan nila dikarenakan kurangnya pembudidaya ikan nila. Mungkin kesempatan ini bisa Anda ambil untuk membuka usaha budidaya ikan nila bagi Anda yang ingin terjun ke dunia usaha budidaya ikan nila.

Advertisements

Apabila Anda memang benar ingin membudidayakan ikan nila, Anda bisa melihat penjelasan di bawah ini tentang bagaimana caranya budidaya ikan nila yang baik. Berikut pemaparannya.

Syarat Budidaya Ikan Nila Di Kolam Terpal,Tanah,Beton

Syarat Budidaya Ikan Nila Di Kolam Terpal,Tanah,Beton

Hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum melangsungkan budidaya ikan nila adalah memilih lokasi. Lokasi yang digunakan nantinya harus lokasi yang bagus. Lokasi yang digunakan akan mempengaruhi ikan nila yang akan dihasilkan nantinya.baca Spesifikasi Harga Reel Daiwa Coastal Terbaru

Usahakan pilih lokasi yang dekat dengan sumber air. Dengan memilih lokasi yang dekat dengan sumber air, maka Anda tidak perlu mencari air di tempat lainnya. Terlebih lagi kolam tempat budidaya ikan nila harus diganti secara rutin.

Lokasi yang dipilih harus sesuai dengan beberapa kriteria seperti di bawah ini.

  • Air

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa lokasi harus dekat dengan sumber air. Dengan cara seperti itu, suplai air akan lebih bagus dibandingkan jika Anda memilih lokasi yang jauh dari sumber air.

Kualitas air juga harus dijaga. Jangan sampai memilih lokasi yang memiliki sumber air tetapi sumber air tersebut mengandung bahan kimia yang tentunya dapat membuat kesehatan ikan nila menjadi terganggu.

Advertisements
  • Jenis Tanah

Selain air, ternyata jenis tanah juga harus diperhatikan pada saat Anda memilih lokasi tempat budidaya ikan nila berlangsung.

Tipe tanah tidak boleh sembarangan. Pilihlah lokasi dengan jenis tanah yang subur karena kolam yang berdiri di atas tanah yang subur maka akan menghasilkan ikan nila yang berkualitas.Baca Hari Baik Mancing Menurut Tanggal Lahir Weton

Fasilitas

Di dalam membudidayakan ikan nila, fasilitas merupakan hal yang paling perlu diperhatikan selain lokasi yang ditentukan karena mengingat budidaya akan kita lakukan terus menerus di tempat tersebut.

Salah satu fasilitas yang perlu dipersiapkan di dalam budidaya ikan nila air tawar adalah wadah yang igunakan. Wadah disini maksudnya adalah tempat atau tambak untuk melakukan budidaya ikan nila.

Advertisements

Wadah terbagi atas beberapa jenis. Ada wadah ekstensif, wadah intensif, dan ada pula wadah semi intensif. Jenis apakah yang akan Anda pakai? Jenis apa pun itu yang terpenting Anda bisa membudidayakan ikan nila air tawar dengan baik agar tidak merugikan diri Anda sendiri.

  • Benih

Benih merupakan hal yang paling utama dipersiapkan. Benih yang dipersiapkan haruslah benih yang berkualitas agar hasilnya nanti pun juga berkualitas.Baca Umpan Jitu Galatama Lele Bahan Dasar Pelet Joss

Benih yang biasanya dipilih untuk pembesaran merupakan benih yang berukuran kurang lebih 9 cm. Tingkat keseragamannya harus tinggi agar jika dipanen seluruhnya seragam.

  • Pakan

Sebagai hewan peliharaan, tentunya ikan nila membutuhkan pakan agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Jumlah pakan yang diberikan disesuaikan dengan usia ikan tersebut.

Di dalam memberikan pakan kepada ikan nila, perhatikanlah kualitas serta kuantitas dari pakan tersebut. Di dalam sebuah pakan ikan harus mengandung protein yang cukup tinggi.

Untuk jenis pakan, jenis pakan yang diberikan dapat berupa pelet atau pakan ikan lainnya. Namun tak jarang ada pula pembudidaya yang membuat pakan sendiri. Membuat pakan sendiri tentunya tidak mudah. Jika tidak terbiasa sebaiknya tidak dilakukan.

  • Kapur

Kapan penggunaan kapur dilakukan? Kapur digunakan pada saat melakukan pembesaran ikan nila di dalam kolam air tenang. Kegunaan kapur ini adalah untuk memberantas hama dan penyakit.

Itu artinya pemberian kapur hanya dilakukan pada saat di dalam kolam mengandung hama dan penyakit. Penggunaannya pun tidak boleh berlebihan agar tidak merusak ikan-ikan yang ada di dalam kolam.Simak Doa Memancing Ikan Di Laut Supaya Dapat Ikan Besar VS Keselamatan

  • Pupuk

Tidak semua pembesaran ikan nila yang dilakukan dengan memberikan pupuk. Hanya pembesaran yang dilakukan di dalam kolam air tenang saja lah yang dapat menggunakan pupuk. Kegunaan pupuk di dalam pembesaran ikan nila adalah untuk kesuburan kolam.

Mengapa bisa dikatakan kegunaan pupuk di dalam pembesaran ikan nila untuk kesuburan kolam? Karena di dalam kolam mengandung plankton. Dan plankton tersebut akan memakan pupuk lalu akan tumbuh dan berkembang di dalam kolam.

Tumbuhnya plankton di dalam air kolam dimanfaatkan pula oleh ikan sebagai makanannya. Karena itulah mengapa dikatakan bahwa dengan memberikan pupuk sama saja membuat kolam menjadi subur.

Ya, ikan nila memang dikenal memiliki nila ekonomis. Saat ini, kebutuhan ikan nila belum bisa terpasoki dengan bagus. Hal tersebut dikarenakan jumlah pembudidaya ikan nila masih sedikit sehingga kebutuhan konsumen belum bisa terpenuhi terutama di beberapa daerah di Indonesia.

Bagi orang-orang yang berfikir kratif pastinya mereka akan memanfaatkan kondisi ini sebagai peluang untuk masuk ke dalam budidaya ikan nila. Mungkin tidak semua orang memiliki fikiran seperti itu.

Bagi Anda yang berminat ingin membudidayakan ikan nila, Anda bisa memulainya dari sekarang karena pasar masih membuka lebar peluang bagi Anda jika memang Anda berminat terjun ke dunia bisnis ini.Baca Penyakit Ikan Lele Perut Kembung,Radang Insang,Penyakit Kulit

Syarat Budidaya Ikan Nila Di Kolam Terpal,Tanah,Beton | admin | 4.5
error: Hak Cipta Di Lindungi DCMA.