Pakan Alami Ikan Lele Sangkuriang

Pakan Alami ikan lele sangkuriang – Pakan alami untuk ikan lele sangkuriang baik yang masih bibit maupun ikan lele yang telah besar merupakan pakan yang berasal dari alam,biasanya pakan alami tersebut bisa tumbuh bisa di sebabkan oleh banyak faktor yang mungkin berasal dari manusia maupun berasal dari alam..

Pakan alami yang kusus untuk benih ikan lele,biasanya akan bermunculan jika kita lakukan pengomposan sebelum benih ikan lele kita tebar ke dalam kolam.banyak sekali jenis pakan alami yang bisa di makan oleh ikan lele,antara lain bisa berupa Plankton,kutu air,cacing kecil dan jenis cacing rambut..Pakan Alami Ikan Lele Sangkuriang

Pakan alami tersebut hanya bisa muncul jika kita lakukan pengomposan atau pemberian kotoran kambing sebelum bibit ikan lele kita masukan kolam,dalam artikel sebelumnya juga sudah saya jelaskan,mengenai Cara menebar benih ikan lele dalam kolam yang juga di sertai panduan cara mengompos kolam sebelum benih di tebar..silahkan di baca dulu biar supaya lebih jelas..

Advertisements

Jika tanpa adanya bantuan tangan manusia,pakan alami yang bisa di makan lele tersebut juga bisa saja tumbuh dengan sendirinya,akan tetapi,jumlahnya yang sedikit dan hanya sebagai pakan alternatif saja,tidak bisa menjadi pakan andalan seperti cara pengomposan yang memang sengaja untuk memancing pakan alami tersebut timbul dengan sangat banyak..

Pupuk yang kita gunakan untuk menimbulkan pakan alami dalam kolam lele adalah berupa pupuk organik yang berasal dari kotoran kambing yang masih baru.Sangat tidak di sarankan menggunakan selain jenis kotoran kambing,sebab kotoran lain seperti kotoran ayam sudah banyak mengandung zat kimia yang akan berdampak negatif bagi kesehatan ikan lele sangkuriang tersebut..

Advertisements

Selain mampu mengirit pakan pabrik yang kita berikan,pakan alami juga bagus untuk pertumbuhan lele,mengingat,di habitat alam aslinya ikan lele juga memakan pakan tersebut,jadi sangat bagus dan juga memiliki daya tahan tubuh yang lebih kebal jika kita bandingkan dengan pemberian pakan kusus hasil pabrik..seperti pelet..

Maka dari itu,ketikan pakan alami sudah banyak bermunculan di kolam ternak,air yang kita gunakan Tidak perlu untuk kita kuras atau ganti sampai ikan lele tersebut kita panen.jika anda ganti air,berarti anda membuang pakan alami yang sengaja tumbuh sebagai santapan lele yang banyak kandungan protein tinggi.

Pakan Untuk Larva ikan lele sangkuriang.

Pada saat masa pembenihan atau bibit ikan lele tersebut masih berbentuk larva,kita juga bisa memberikan pakan tambahan berupa cacing rambut.sebab pakan larva hanya bisa kita berikan pakan cacing rambut tersebut..

Banyak kita jumpai di pasaran orang yang menjual jenis cacing rambut ini,atau anda juga bisa membudidayakan sendiri di tempat atau kolam kusus yang di peruntukan kusus sebagai pakan larva ikan lele.

Pemberian pakan Tidak Bagus Saat Hujan.

Hal ini yang Mungkin belum banyak di ketahui oleh para peternak lele sangkuriang,Jika saat hujan tiba,Jangan sekali-kali anda memberikan pakan ketikan saat hujan.sebab kurang bagus untuk kesehatan lele mengigat kandungan air hujan yang memiliki kandungan asam yang terlalu tinggi..

Advertisements

Pakan yang kita berikan saat hujan apalagi jenis pakan pelet ayam mengapung,akan bercampur yang bisa saja memenuhi permukaan air kolam tersebut..dan hal inilah yang bisa mengakibatkan ikan lele jatuh sakit dan tak jarang akan banyak mengalami kematian.

Apabila hujan sudah reda,jika anda ingin memberikan pakan,anda bisa menunggu kurang lebih satu jam untuk memastikan jika hujan susulan tidak akan datang kembali.selai itu,pentingnya kita menunggu hingga satu jam,supaya permukaan air yang sudah terkandung zat asam bisa menguap….

Dengan demikian,air dalam kolam sudah kembali netral yang baru bisa untuk kita berikan pakan untuk ikan lele sangkuriang tersebut..akan tetapi,jika kolam anda memang tidak terkena hujan,bisa kapan saja anda memberikan pakan,baik sedang hujan maupun tidak hujan…salam..

Pakan Alami Ikan Lele Sangkuriang | admin | 4.5
error: Hak Cipta Di Lindungi DCMA.