Contoh Pemijahan Lele Sangkuriang Dan Menetaskan Telur

Contoh Pemijahan Lele Sangkuriang Dan Menetaskan Telur –  Sebelum menghasilkan benih, terlebih dahulu induk lele sangkuriang harus melakukan pemijahan agar berhasil menjadi benih. Sebelum melakukan pemijahan, sebaiknya pembudidaya lele sangkuriang harus mengetahui ciri-ciri indukan yang siap pijah. Setiap indukan tidak semuanya siap untuk dipijahkan.

Karena itulah pembudidaya dituntut untuk mengetahui ciri-ciri indukan yang siap untuk dipijah. Antara induk jantan dengan induk betina ciri-ciri pemijahannya berbeda.

Contoh Pemijahan Lele Sangkuriang Dan Menetaskan Telur

Lantas, bagaimanakah ciri-ciri dari induk lele sangkuriang yang siap untuk dipijah? Ciri-ciri dari induk lele sangkuriang yang siap untuk dipijah diantaranya adalah sebagai berikut.

Advertisements

Ciri-ciri induk lele Sangkuriang jantan

Induk jantan yang telah siap untuk dipijah adalah sebagai berikut.

  • Alat kelamin berubah warna menjadi merah jambu.
  • Serta sudah panjang dan terlihat jelas.

Ciri-ciri induk lele Sangkuriang betina

Induk betina yang telah siap untuk dipijah adalah sebagai berikut.

  • Alat kelamin tampak bulat dan berwarna merah jambu.
  • Perut induk betina mulai membesar. Dan jika dipegang, perutnya terasa lebih lembek daripada perut induk betina yang siap untuk dipijah.

Contoh Pemijahan Lele Sangkuriang Dan Menetaskan Telur

Ketika melakukan pemijahan pada induk lele sangkuriang, sebaiknya pembudidaya lele sangkuriang menggunakan teknik tradisional atau teknik alami. Daripada menggunakan teknik modern, teknik tradisional lebih memiliki kelebihan-kelebihan. Kelebihan tersebut diantaranya seperti tekniknya yang lebih sederhana, tekniknya yang mudah dilakukan, serta teknik alami yang lebih hemat biaya.

Tidak hanya itu, kelebihan lainnya yang bisa didapatkan adalah hasil dari pemijahan alami ini lebih berkualitas dan lebih tahan terhadap penyakit daripada lele sangkuriang yang dipijah dengan menggunakan teknik modern. Ketika memijahkan induk lele sangkuriang, ada beberapa hal yang perlu pembudidaya persiapkan. Dan diantaranya adalah sebagai berikut.

Advertisements

Mempersipakan kolam pemijahan Lele Sangkuriang

Ketika induk lele sangkuriang ingin melakukan pemijahan, sebaiknya pembudidaya mempersiapkan kolam pemijahan. Kolam pemijahan ini harus dipersiapkan jauh sebelum induk lele sangkuriang melakukan pemijahan. Kolam untuk pemijahan dapat terbuat dari terpal atau dapat juga terbuat dari semen.

Pembuatan kolam untuk pemijahan ukurannya tidak boleh terlalu lebar dan tidak boleh pula terlalu kecil. Ukuran yang sering dipakai para pembudidaya lele sangkuriang sukses adalah 400 cm x 200 cm x 100 cm. Untuk kolam dengan ukuran yang telah disebutkan bisa menampung kurang lebih 5 ekor lele sangkuriang.

Contoh Pemijahan Lele Sangkuriang Dan Menetaskan Telur

Selain kolam, tempat untuk menempelkan telur juga perlu dibuat. Tempat untuk menempelkan telur biasanya disebut dengan kakaban. Kakaban ini terbuat dari ijuk. Ijuk disusun rapi dengan menggunakan bilahan bambu tipis. Sediakan kurang lebih 17 buah kakaban agar kakaban tidak mengalami kekurangan.Baca Juga Umpan Mancing Ikan Patin Semua Lokasi Paling Galak

Kakaban yang digunakan tidak boleh kotor dan tidak boleh terkontaminasi dengan zat kimia berbahaya. Sebelum digunakan, kakaban dapat dibersihkan terlebih dahulu dengan menggunakan air yang tidak terkontaminasi dengan zat kimia berbahaya.

Advertisements

Sebaiknya ketika proses pemijahan berlangsung, kolam tidak boleh diberikan zat kimia berbahaya yang akan membuat pemijahan menjadi gagal.

Menetaskan Telur dan Pemeliharaan Larva Lele sangkuriang

Sama seperti lele pada umumnya, lele sangkuriang pun berkembangbiak dengan menggunakan telur. Jika di alam bebas, induk lele sangkuriang akan menetaskan telurnya sendiri. Sama seperti di alam bebas, dipenangkaran penetasan telur lele sangkuriang juga dilakukan oleh induknya tetapi dengan perawatannya yang lebih terjaga agar menghasilkan benih yang berkualitas.

Contoh Pemijahan Lele Sangkuriang Dan Menetaskan Telur

Sebelum dilakukannya penetasan telur, terlebih dahulu induk lele sangkuriang melakukan pemijahan dan akhirnya menghasilkan telur. Pada tahap selanjutnya, lele sangkuriang akan menetaskan telurnya dan memelihara larva hingga menjadi benih. Pada tahap yang kedua inilah kita akan membahas seluruhnya.Simak juga Persiapan Sebelum Budidaya Ikan Koi Ala Pemula

Sama halnya dengan tahap pemijahan, tahap penetasan telur tidak boleh dilakukan didalam ruangan. Pasalnya, jika Anda melakukan penetasan telur didalam ruangan maka telur tersebut tidak bisa menetas seluruhnya karena di dalam ruangan sinar matahari tidak dapat masuk dan air hujan pun tidak dapat masuk.

Penetasan sangat membutuhkan sinar matahari dan air hujan secara langsung. Untuk memenuhi kedua hal tersebut, Anda harus menempatkan kolam penetasan telur di tempat yang terbuka yang tentunya dapat terkena sinar matahari dan air hujan secara langsung.

Tidak hanya akan membuat telur menetas seluruhnya, peletakan kolam penetasan telur di tempat yang terbuka juga akan membuat lele sangkuriang nantinya lebih tahan banting selama lele tersebut hidup. Jadi, tidak ada lagi hama maupun penyakit yang dapat menyerang lele sangkuriang Anda.

Mempersiapkan kolam penetasan telur 

Sebelum menetaskan telur, terlebih dahulu Anda harus mempersiapkan kolam penetasan telur. Kolam penetasan telur dapat terbuat dari kertas semen atau dapat juga terbuat dari terpal. Banyak pembudidaya lele sangkuriang yang memilih membuat kolam dengan menggunakan terpal karena lebih praktis.Penting di baca Juga Doa Memancing Ikan Di Laut Supaya Dapat Ikan Besar VS Keselamatan

Kolam dibuat dengan ukuran 400 cm x 300 cm x 50 cm. Bentangkan terpal pada kolam yang telah dibuat kemudian isi dengan air bersih yang tidak terkontaminasi dengan segala sesuatu yang berbau bahan kimia. Setelah air dimasukkan, selanjutnya berikan pula ramuan berbahan organik.

Ramuan berbahan organik ini digunakan sebagai pakan alami dari induk lele sangkuriang nantinya. Pemberian ramuan herbal cukup dengan 3-4 sendok makan saja untuk satu kolam penetasan.

Menetaskan telur lele Sangkuriang

Induk lele sangkuriang akan bertelur dengan sendirinya tanpa dibantu oleh pembudidaya. Untuk mengetahui apakah induk lele sangkuriang sudah bertelur atau belum cukup dengan melihat kakaban yang dimasukkan di dasar kolam. Jika kakaban tersebut penuh dengan telur itu berarti induk lele sangkuriang telah bertelur.

Apa kakaban itu sebenarnya? Kakaban merupakan tempat untuk meletakkan telur yang terbuat dari ijuk dipasang dibelahan bambu dan diletakkan di bawah kolam. Kakaban yang sudah terisi penuh dengan telur selanjutnya dapat diletakkan di kolam penetasan dengan sehati-hati mungkin untuk mencegah telur terjatuh. Telur akan menetas pada keesokan harinya.

Setelah itu, peliharalah larva dan benih di dalam kolam penetasan telur. Pemeliharaan larva harus dilakukan dengan benar supaya menghasilkan anakan yang berkualitas.sekian Contoh Pemijahan Lele Sangkuriang Dan Menetaskan Telur tulisan lain Pakan Lele Sangkuriang Buatan Sendiri Bibit Dewasa Cepat Besar

Contoh Pemijahan Lele Sangkuriang Dan Menetaskan Telur | admin | 4.5
error: Hak Cipta Di Lindungi DCMA.