Cara Budidaya Pembenihan Ikan Gurami Di Segala Lokasi

Cara Budidaya Pembenihan Ikan Gurami Di Segala Lokasi – Di dalam melakukan budidaya pembenihan ikan gurami, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan karena menyangkut sukses atau tidaknya pembenihan yang kita lakukan. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah kualitas air.

Budidaya pembenihan ikan gurami melewati beberapa proses. Yang pertama, pemijahan indukan. Setelah itu, telur-telur akan menetas dan menjadi benih. Telur yang telah menjadi benih tersebut dipindahkan ke dalam akuarium.

Nah, di dalam akuarium inilah nantinya benih akan dirawat hingga siap untuk dipasarkan. Salah satu perawatan tersebut adalah menjaga kualitas air.

Advertisements

Kualitas air yang ada di dalam akuarium harus diperhatikan karena sangat berperan penting terhadap keberhasilan budidaya pembenihan gurami.

Air yang digunakan untuk budidaya pembenihan harus air yang sesuai dengan syarat hidup dari benih ikan gurami.

Cara Budidaya Pembenihan Ikan Gurami Di Segala Lokasi

Cara Budidaya Pembenihan Ikan Gurami Di Segala Lokasi

Hal yang harus diperhatikan bersangkutan dengan kualitas air akurium diantaranya kekeruhan air, pH air, dan suhu air. Berikut ini penjelasannya.

  • Kekeruhan Air

Air yang digunakan jangan terlalu keruh karena air yang keruh mengandung partikecil yang kecil sehingga insang benih gurami tidak dapat bekerja secara optimal.

Sebaiknya, sebelum digunakan air diendapkan terlebih dahulu selama beberapa saat. Teknik filterisasi atau pengendapan ini dilakukan dengan tujuan agar kotoran serta bakteri yang terdapat di dalam air dapat diendapkan.

Ada cara lain untuk menghilangkan kekeruhan air. Cara yang kedua adalah dengan menyaring air yang mengandung partikel dengan menggunakan saringan mikron yang diameter lubangnya sangat kecil. Saringan mikron ini juga bisa digantikan dengan kaos yang halus karena mengingat tidak seluru daerah menjual peralatan yang satu ini.

  • pH Air

Apa itu pH? pH merupakan sebutan untuk derajat keasaman. Baik itu tanah maupun air. pH air yang diperbolehkan di dalam budidaya pembenihan ikan gurami adalah 6,6-7,4. Kadang-kadang pH air yang ada tidak sesuai dengan keinginan atau syarat yang telah disediakan.Baca Persiapan Kolam Sebelum Budidaya Ikan Nila Rumahan

Agar tidak menyebabkan sesuatu hal, sebaiknya pH air segera diatur dengan cara melarutkan asam atau basa sesuai dengan dsis atau kebutuhan. Selain itu, pemberian larutan asam atau basa ini disesuaikan dengan akuarium yang digunakan.

  • Suhu Air

Dan yang terakhir adalah suhu air. Tidak semua air dapat digunakan untuk budidaya pembenihan ikan gurami. Hanya air kolam dengan suhu kurang lebih 29 derajat celcius saja yang bisa digunakan untuk membudidayakan ikan gurami.

Ingatlah, suhu air juga sangat berpengaruh terhadap benih yang dihasilkan. Karena apa? Karena biasanya benih hidup di dalam air dengan suhu tertentu. Jika suhu air rendah, maka bakteri akan dapat berkemang baik dengan lebih cepat.

Banyak orang yang lebih memilih untuk memanaskan air kolam. Bagaimanakah caranya? Caranya adalah dengan memasangkan alat tempat untuk mengukur suhu kolam ikan. Alat tersebut biasanya terbuat dari fiberglass.

Advertisements

Hal Wajib Di perhatikan Sebelum Budidaya benih Gurami

Banyak orang yang mengira bahwa kegiatan panen adalah kegiatan akhir dari suatu proses pembudidayaan. Sebenarnya pernyataan tersebut sangat salah karena kegiatan panen bukanlah kegiatan akhir dari suatu proses pembudidayaan.Baca dulu Jenis Ikan Nila Dan Cara Budidaya Secara Benar

Lantas, kegiatan akhir dari suatu proses pembudidayaan itu apa? Kegiatan akhir dari proses pembudidayaan adalah kegiatan pascapanen.

Kegiatan pascapanen ini terbagi lagi atas beberapa tahapan. Beberapa tahapan tersebut seperti penyortiran, pengemasan, hingga pengangkutan.

Begitu pula jika kita melakukan budidaya pembenihan ikan gurami. Budidaya pembenihan ikan gurami harus melewati kegiatan pascapanen agar benih dapat dipasarkan. Dan yang kali ini akan kita bahas mengenai kegiatan pascapanen pada pembenihan ikan gurami adalah tentang pengangkutan benih.

Selama masa pengangkutan, benih harus diperlakukan dengan baik agar tidak stres karena sifat ikan gurami sangat mudah stres ketika berada di tempat yang tidak sama seperti tempat asalnya. Ada beberapa perlakukan yang harus dilakukan agar benih ikan gurami tidak mudah stres.

Salah satu perlakuan tersebut adalah menjaga agar kondisi suhu air tetap optimal. Jika perlu diganti, air dapat diganti namun tidak seluruhnya. Cukup sekitar setengahnya saja diganti dengan air baru lalu setengahnya lagi tetap air lama.Simak Mengenal Jenis Ikan Gurami Serta kelebihan Dalam Budidaya

Selain itu, tahap pascapanen selanjutnya yang akan kita bahas adalah perlakukan benih di tempat tujuan. Sesampainya benih di tempat tujuan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Sebaiknya benih yang baru sampai ke tempat tujuan diberikan perhatian yang khusus.

Terlebih lagi jika benih ini dilanjutkan dengan proses pembesaran. Salah satu kasus yang paling sering terjadi adalah pembudidaya memasukkan benih ikan gurami ke dalam kolam setelah benih tersebut diberikan perlakuan khusus.

Hal pertama yang akan terjadi jika benih langsung dimasukkan ke dalam kolam tanpa ada perlakukan khusus pada saat baru pertama kali sampai di tempat tujuan adalah dalam beberapa hari ke depan benih akan mati.

Karena cepatnya benih mati, tak jarang para pembudidaya menyalahkan si pemilik benih ikan tersebut karena benih yang dijualnya tidak bagus. Padahal hal tersebut terjadi juga karena ketidaktelitian seorang pembudidaya pembesaran ikan gurami di dalam memperlakukan benih ikan gurami setelah sampai pada tujuan.

Bagaimana cara memperlakukan benih ketika sampai pada tempat tujuan? Caranya adalah dengan memasukkan benih ke dalam kolam pembesaran namun tetap berada di dalam kantong plastik. Tujuannya agar benih dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Biarkan kantong plastik tersebut mengapung diatas permukaan kolam.

Selain untuk mengadaptasikan benih, tujuan lainnya membiarkan benih di atas permukaan kolam adalah agar suhu air di dalam plastik sesuai dengan suhu kolam.baca Peralatan Sebelum Pembenihan,Pembibitan Ikan Gurami

Proses seperti ini dinamakan sebagai proses aklimatisasi. Proses ini dilakukan selama kurang lebih 16 menit. Setelah itu, diamkan kantong plastik hingga air di dalam kantong plastik terlihat tenang. Buka kantong plastik secara perlahan dan letakkan di atas kolam secara miring.

Biarkan benih keluar secara sendirinya agar benih tidak terpaksa keluar dari dalam kantong plastik. Dengan begitu, benih akan keluar secara sendiri tanpa harus dipaksa keluar.

Advertisements
Cara Budidaya Pembenihan Ikan Gurami Di Segala Lokasi | admin | 4.5
error: Hak Cipta Di Lindungi DCMA.